Anti Oksidan
March 28, 2006
Apa itu Oksidan ?
Oksidan adalah molekul relatif yang menyerang molekul lain sebagian berupa RADIKAL BEBAS, yang bersifat reaktif karena memiliki electron tidak berpasangan, jadi bersifat tidak stabil. Seterusnya molekul yang kehilangan electron mengambil electron dari molekul lain ini yang disebut REAKSI RANTAI.
Bagaimana oksidasi dapat mempengaruhi terjadinya kanker ?
Oksidasi merebut electron. Suatu molekul dapat mengubah struktur molekul kalau molekul yang direbut elektronnya DNA (pembawa sifat sel), perubahan dapat berakibat pada terjadinya (seperti kanker).
Bagaimana kaitan oksidasi dengan penyakit jantung?
Sama seperti molekul DNA, molekul besar lemak yang disebut LDL (Low density lipoprotein) dapat teroksidasi. LDL teroksidasi akan mengendap di pembuluh darah jantung (menyempitkan pembuluh darah,aliran darah terganggu,sebagian jantung tidak cukup dapat makanan dan mati). Ini yang disebut SERANGAN JANTUNG.
Bagaimana kita melindungi diri terhadap efek buruk oksidan?
Dalam tubuh sel terlindung dari oksidan oleh senyawa yang disebut ANTIOKSIDAN. Molekul ANTIOKSIDAN mudah memberikan elektronnya ke sekitar sehingga molekul lain misalnya DNA & LDL terlindungi dari kerusakan oleh oksidan. Ada 2 jenis antioksidan, yaitu yang berupa enzim misalnya SOD (susperoksid dismutase) dan GSH (glutation terediksi):yang bukan enzim yaitu vitamin C, vitamin E, beta karoten dan mineral misalnya Selenium, Seng dan Mangan.
Bagaimana kita dapat meningkatkan kemampuan antioksidan dalam tubuh kita?
Sebagian antioksidan disintesis tubuh misalnya yang berupa enzim dan sebagian didapat lewat makanan. Sayuran berwarna hijau tua, misalnya bayam, kangkung, tidak dalam sayuran berwarna pucat misalnya kol, merupakan sumber antioksidan karena mengandung vitamin C, vitamin E, dan betakaroten.
Vitamin C ditemukan dalam kadar tinggi di jeruk-jerukkan, juga di tomat dan kentang. Betakaroten banyak terdapat dalam wortel dan bahan tanaman lain yang berwarna kuning-orange. Vitamin E ditemukan di minyak tanaman (kelapa sawit), biji-bijian (nuts and seeds).
Selain menambah makanan yang kaya antioksidan, juga penting melindungi diri terhadap faktor yang menghabiskan antioksidan misalnya merokok dan terkena infeksi.
Entry Filed under: Indonesia, anti oksidan, radikal bebas. .
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Sari | May 11, 2006 at 7:50 pm
boleh saya kutip gak tulisan ini?
2.
ria | May 5, 2008 at 10:25 pm
thanks so much,